Kolaborasi Ilmuwan Dan Seniman Membuat Kebenaran Lebih Menarik

Seniman

Seniman Komunikasi sains dapat menjadi sebuah pekerjaan sulit. Ada terlalu banyak kebisingan dan misinformasi yang beredar dalam budaya populer, sehingga sulit untuk membuat sebuah pesan yang kuat. Bahaya misinformasi ini terjadi terutama di bidang kesehatan, ketika para selebritis dan guru kesehatan yang percaya pseudosains tampak mendominasi wacana publik.

Maklum, kita hidup di dunia tempat Katy Perry memiliki hampir 110 juta pengikut di Twitter, sedangkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) hanya 4,5 juta. Kepercayaan terhadap mitos kesehatan yang tidak berdasarkan ilmu pengetahuan memang bukan hal baru. Tetapi tampaknya kita sedang hidup di masa kejayaan misinformasi.

Contohnya, penelitian tentang penyebaran informasi di media sosial menemukan bahwa kebohongan menyebar secara signifikan lebih jauh, lebih cepat, lebih dalam dan lebih luas dibanding kebenaran mungkin karena kebohongan lebih menarik dari kebenaran.

SCI POP Menggunakan Seniman Untuk Bicara Sains

Seniman Apa cara komunikasi yang paling efektif? Sepotong fakta semata biasanya tidak akan mengubah opini atau mendorong dialog. Membanjiri orang dengan bukti-bukti ilmiah bahkan bisa berujung pada polarisasi yang lebih jauh dan menyebabkan beberapa pihak justru semakin lebih meyakini pada pandangan mereka.

Hal ini dikenali dengan nama efek bumerang. Namun kini ada strategi-strategi yang lebih efektif, misalnya yang mengajak berpikir kritis dan menawarkan penjelasan alternatif; yang menggunakan narasi yang masuk ke hati audiens; serta yang menggunakan gambar berseni. Saya ingin menggarisbawahi pentingnya nilai seni. Saat ini, bekerjasama dengan seniman adalah pilihan yang paling masuk akal, karena berbagai alasan.

Karya Seni Manusia Itu Makhluk Visual

Kita sangat cepat memproses informasi visual ketimbang teks. Jika dibuat dengan baik, gambar grafis dapat menjadi alat berguna untuk mengomunikasikan persoalan kompleks secara efisien. Ada pula bukti bahwa narasi yang baik akan lebih efektif ketimbang presentasi data semata.

Jadi sebuah gambar visual yang bercerita, punya potensi untuk mengkomunikasikan informasi secara cepat dan mudah diingat. Di dunia yang semakin didominasi oleh media sosial dan rentang perhatian yang pendek, nilai sebuah strategi komunikasi yang berfokus pada gambar telah menjadi kian penting. Konten yang berisi gambar menghasilkan lebih banyak keterlibatan dan lebih banyak dibagikan di media sosial.

Seniman Mengundang Refleksi

Tidak seperti medium lain, grafis dan seni rupa dapat menarik perhatian orang dengan cara yang mengundang refleksi dan mempertimbangkan perspektif yang unik. Seni mampu menghasilkan respons langsung yang intuitif atau emosional yang mungkin efektif membuat orang lebih terlibat.

Penggunaan seni juga mendorong partisipasi dari orang-orang yang biasanya tidak terlibat dalam isu-isu sains.

Seni Merupakan Bentuk Yang Kuat Dari Komentar

Banyak karya seni hebat yang hanya berfokus pada komunikasi. Tetapi seni sebenarnya juga dapat digunakan sebagai bentuk wacana konseptual. Seni bisa menjadi bentuk komentar yang kuat.

Seperti yang disampaikan baru-baru ini oleh saudara saya, Sean Caulfield, seorang seniman pemenang penghargaan, serta profesor seni di University of Alberta. Seni visual selalu memainkan peran penting dalam menumbuhkan pemikiran kritis di masyarakat. Ia memiliki kekuatan besar dalam mengomunikasikan ide-ide kompleks dan bernuansa. Inilah mengapa salah satu hal pertama yang dilakukan oleh rezim otoriter adalah menekan ekspresi seni dan sangat menyensor produksi seni.

Dengan mempertimbangkan alasan di atas, kelompok penelitian saya di Health Law Institute telah bekerja bersama seniman terkenal pada berbagai proyek seni plus sains. Beberapa inisiatif kami mengeksplorasi hal-hal terkait genom, penelitian sel punca, kebijakan imunisasi internasional, dan mitos vaksinasi.

Pekerjaan itu berlanjut dengan proyek baru yang berfokus di media sosial bernama SCI+POP (gunakan SciPop untuk mencari di Twitter dan Instagram). Bersama para seniman, termasuk saudara saya dan desainer grafis Tess Heinrichs, kami akan secara reguler mengedarkan gambar-gambar yang mengkomunikasikan temuan-temuan penelitian, memberikan komentar tentang isu-isu sains dan kebijakan kesehatan, dan semoga saja melibatkan sejumlah audiens baru.

Categories: Uncategorized
Tags: